Kebiasaan tidur larut malam sering dianggap sepele, padahal dampaknya terhadap tubuh sangat besar. Kurang tidur dapat menurunkan daya tahan tubuh, memperlambat metabolisme, dan mengganggu fungsi otak. Sebaliknya, tidur cukup dan teratur memberi kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki sel, menyeimbangkan hormon, dan memperkuat sistem kekebalan. Dengan tidur 7–8 jam setiap malam, seseorang dapat merasakan peningkatan energi, fokus, dan suasana hati sejak pagi hari.
Selain manfaat fisik, tidur cukup juga mendukung kesehatan mental. Seseorang yang beristirahat dengan baik lebih mampu mengelola stres, berpikir jernih, dan mengambil keputusan dengan bijak. Tidur teratur juga memperbaiki stabilitas emosi dan mengurangi risiko kelelahan kronis. Dalam jangka panjang, hal ini berkontribusi terhadap produktivitas dan kebahagiaan sehari-hari.
Untuk membangun kebiasaan tidur sehat, penting menciptakan rutinitas sebelum tidur yang menenangkan. Hindari penggunaan perangkat elektronik setidaknya 30 menit sebelum tidur dan ciptakan suasana kamar yang tenang serta nyaman. Melakukan aktivitas ringan seperti membaca atau meditasi juga membantu tubuh bersiap untuk beristirahat. Dengan konsistensi, tidur cukup akan menjadi kebiasaan positif yang mendukung tubuh, pikiran, dan semangat setiap hari.
